Next Post

Eco Cycle, Cara Mahasiswa KKN ULM Ajak Tokoh Masyarakat Desa Sumber Baru Ubah Sampah Organik Jadi Kompos

Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM berinteraksi dengan tokoh masyarakat Desa Sumber Baru dalam kegiatan Eco Cycle yang membahas pengelolaan sampah organik dan pemanfaatan biopori. Sumber foto: Nurhaliza Kusuma Wardani.

TANAH BUMBU – Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengajak masyarakat Desa Sumber Baru, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, memahami pengelolaan sampah organik melalui program Eco Cycle, yang memadukan edukasi dengan praktik sederhana pembuatan kompos menggunakan media biopori.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kelompok 4 KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM yang dilaksanakan di Balai Rakyat Desa Sumber Baru, Kamis, 30 Juli 2026, dengan melibatkan tokoh masyarakat dari sejumlah RT di desa tersebut.

Eco Cycle menyasar tokoh masyarakat karena mahasiswa berharap pengetahuan yang diberikan dapat diteruskan kepada masyarakat setelah program KKN berakhir.

Zaidan Failasufa, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, mengatakan keterlibatan tokoh masyarakat diharapkan dapat membantu keberlanjutan program.

“Harapannya memang dengan adanya partisipan dari pihak tokoh masyarakat tersebut di kemudian hari dapat memberikan keberlanjutan setelah adanya kegiatan yang kami laksanakan,” ujar Zaidan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan dua materi utama, yakni pemilahan sampah serta pengenalan dan pengelolaan sampah organik.

Menurut Zaidan, program tersebut dilatarbelakangi kondisi di Desa Sumber Baru yang masih ditemukan kebiasaan masyarakat membakar sampah. Karena itu, mahasiswa memperkenalkan pemanfaatan sampah organik menjadi kompos dengan menggunakan media biopori sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah.

Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM menyampaikan materi Eco Cycle kepada tokoh masyarakat Desa Sumber Baru tentang pemilahan dan pengelolaan sampah organik. Sumber foto: Nurhaliza Kusuma Wardani.

Biopori Jadi Media Pengolahan Sampah Organik

Setelah penyampaian materi, masyarakat diajak mengikuti demonstrasi pembuatan dan pengaplikasian biopori.

Biopori digunakan sebagai media untuk menampung sampah organik yang kemudian mengalami proses penguraian hingga menghasilkan kompos alami.

Dalam praktiknya, mahasiswa menjelaskan penggunaan campuran sampah hijau dan sampah cokelat. Sampah hijau berasal dari sisa rumah tangga, sedangkan sampah cokelat berupa daun-daun kering.

Baca Juga :  Luar Biasa! Ibu-Ibu Desa Pematang Ulin Berebut Maju Belajar Ember Tumpuk, Sampah Rumah Tangga pun Diubah Mahasiswa KKN ULM Jadi Pupuk

“Dalam sampah dalam biopori itu diletakkan 50 persen jenis sampah hijau atau sampah hasil rumah tangga, kemudian ada 50 persen lagi itu sampah cokelat, sampah daun-daun kering,” jelas Zaidan.

Untuk membantu proses penguraian, mahasiswa juga memperkenalkan penggunaan Effective Microorganisms (EM4) sebagai starter bakteri. Larutan tersebut diaplikasikan ke dalam media biopori dengan takaran yang telah dijelaskan kepada peserta.

Zaidan menjelaskan proses penguraian masih dalam tahap pemantauan. Mahasiswa berharap pada minggu keempat, bahan organik yang dimasukkan ke dalam biopori sudah dapat menghasilkan kompos.

Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM mendemonstrasikan pembuatan dan pengaplikasian biopori bersama tokoh masyarakat dalam kegiatan Eco Cycle di Desa Sumber Baru, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu. Sumber foto: Nurhaliza Kusuma Wardani.

24 Tokoh Masyarakat Ikuti Eco Cycle

Kegiatan Eco Cycle diikuti 24 peserta yang merupakan tokoh masyarakat. Peserta yang hadir didominasi perempuan, sementara sebagian tokoh masyarakat laki-laki tidak dapat mengikuti kegiatan karena memiliki kesibukan bekerja.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung sekitar tiga jam, mulai pukul 09.00 hingga sekitar pukul 12.00 WITA. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa sempat menghadapi kendala teknis berupa listrik padam yang membuat penyampaian materi melalui layar menjadi kurang optimal.

Meski demikian, antusiasme peserta tetap terlihat. Masyarakat aktif mengajukan pertanyaan setelah materi disampaikan, termasuk meminta solusi terkait persoalan pengelolaan sampah di desa.

Tidak hanya masyarakat, perangkat desa juga turut bertanya mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk menangani persoalan sampah.

Antusiasme peserta berlanjut ketika mahasiswa melakukan demonstrasi pengaplikasian biopori.

“Malahan setelah adanya kegiatan tersebut dalam tahap monitoring kami itu malah sudah ada masyarakat yang menerapkan,” kata Zaidan.

Menurutnya, respons tersebut menjadi salah satu indikator bahwa edukasi yang diberikan mulai diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kondisi tersebut juga dinilai menarik karena sebagian masyarakat Desa Sumber Baru bekerja sebagai petani. Pengolahan sampah organik menjadi kompos dapat memberikan manfaat tambahan karena hasilnya dapat dimanfaatkan kembali.

Baca Juga :  Kades Wonorejo Kusan Hulu: Mahasiswa KKN ULM Mengubah Cara Warga Memaknai Sampah

Mahasiswa juga memberikan gambaran bahwa pembuatan kompos tidak hanya dapat dilakukan menggunakan biopori, tetapi dapat menggunakan berbagai metode pengolahan lainnya.

Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM memperagakan proses memasukkan sampah organik ke dalam media biopori sebagai bagian dari praktik pengolahan sampah menjadi kompos. Sumber foto: Nurhaliza Kusuma Wardani.

Eco Cycle Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Nama Eco Cycle merujuk pada konsep daur ulang serta prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang diperkenalkan kepada masyarakat.

Program ini tidak hanya membahas sampah organik. Mahasiswa juga memberikan gambaran mengenai pengelolaan sampah anorganik sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat memahami pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Zaidan berharap edukasi yang diberikan dapat membuat masyarakat semakin memahami pentingnya mengelola sampah organik dan mulai menerapkannya secara bertahap.

“Harapannya memang dari pihak masyarakat sendiri ke depannya lebih paham dan mampu perlahan menerapkan terkait dengan bagaimana pengelolaan sampah organik yang tepat,” ujarnya.

Melalui Eco Cycle, mahasiswa KKN Kelompok 4 ULM tidak hanya mengajak masyarakat mengurangi kebiasaan membakar sampah, tetapi juga memperkenalkan cara sederhana mengubah sampah organik menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan kembali.

Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM bersama tokoh masyarakat Desa Sumber Baru berfoto bersama setelah mengikuti kegiatan Eco Cycle. Sumber foto: Nurhaliza Kusuma Wardani.

Di Balik Program Eco Cycle, Ini Para Mahasiswa KKN Kelompok 4

Program Eco Cycle di Desa Sumber Baru digerakkan oleh 16 mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM dari berbagai fakultas dan program studi. Berikut nama-nama mereka:

1. Zaidan Failasufa
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Program Studi Teknologi Hasil Perikanan

2. Agus Pujianto
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Program Studi Akuakultur

3. Muhammad Yasser Karima
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Program Studi Ilmu Kelautan

4. Muhammad Khidhir
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Program Studi Perikanan Tangkap

5. Muhammad Fauzan Ananta
Fakultas Kehutanan
Program Studi Kehutanan

6. Muhammad Naufal
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi Statistika

7. Maulida Nur Safitri
Fakultas Teknik
Program Studi Teknik Lingkungan

8. Normala
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan

9. Felicia Fidia
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan

10. Naila Munawarah
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan

11. Noer Mayadha
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan

12. Maya Tahera
Fakultas Kehutanan
Program Studi Kehutanan

13. Nurhaliza Kusuma Wardani
Fakultas Kehutanan
Program Studi Kehutanan

14. Zahratun Nufus
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Program Studi Ilmu Kelautan

15. Najma Auralia
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi Farmasi

16. Norliani
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi Biologi

 
 
Avatar photo

Redaksi

Related posts

Newsletter

Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.

Loading

Proyek Baru - 2025-11-12T104826.198
banner kalimantansmartinfo
Iklan Berita (1)
banner kalimantansmart

Recent News