Next Post

Puslitbang Polri Kaji Format Humanis Penanganan Demonstrasi di Tanah Bumbu

Tim Puslitbang Mabes Polri melaksanakan penelitian penanganan unjuk rasa di Polres Tanah Bumbu, Senin (4/5/2026), dengan melibatkan unsur internal dan eksternal. (Sumber: Humas Polres Tanah Bumbu)

Tanah Bumbu, Senin (4/5/2026) — Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri melaksanakan kegiatan penelitian dengan objek kajian “Penyampaian Pendapat di Muka Umum: Peran Polri dalam Penanganan Unjuk Rasa/Demonstrasi guna Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat” di wilayah hukum Polres Tanah Bumbu.

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan jajaran internal Polri, tetapi juga menghadirkan berbagai unsur eksternal sebagai responden dan narasumber. Di antaranya tokoh adat, perwakilan mahasiswa, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Keterlibatan berbagai elemen tersebut dimaksudkan untuk memperoleh perspektif yang menyeluruh terkait pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa.

Dalam pelaksanaannya, tim Puslitbang Mabes Polri melakukan pengumpulan data melalui wawancara, diskusi kelompok, serta observasi langsung di lapangan. Pendekatan ini dilakukan guna menggali informasi mengenai pola penanganan aksi demonstrasi, penerapan pendekatan humanis oleh personel Polri, serta sinergitas antara kepolisian dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan elemen mahasiswa.

Suasana kegiatan penelitian Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri terkait penanganan unjuk rasa di Polres Tanah Bumbu, Senin (4/5/2026), yang melibatkan unsur internal dan eksternal guna menghimpun perspektif menyeluruh. (Sumber: Humas Polres Tanah Bumbu)

Selain itu, kehadiran tokoh adat memberikan pandangan mengenai nilai-nilai kearifan lokal dalam menjaga stabilitas keamanan. Sementara itu, mahasiswa berperan sebagai representasi aspirasi masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Unsur Forkopimda juga turut memberikan masukan strategis terkait pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Melalui kegiatan penelitian ini, diharapkan dapat dirumuskan rekomendasi yang komprehensif guna meningkatkan profesionalisme Polri dalam menangani unjuk rasa secara humanis, terukur, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dapat terus terjaga dalam kondisi aman dan kondusif.

Baca Juga :  Kini Jadi 15 Korban: Pendulang Emas Dibantai KKB di Yahukimo, Jenazah Membusuk Tak Bisa Dipulangkan
Avatar photo

Redaksi

Related posts

Newsletter

Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.

Loading

Proyek Baru - 2025-11-12T104826.198
banner kalimantansmartinfo
Iklan Berita (1)
banner kalimantansmart

Recent News