
Tanah Bumbu – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Lingkungan Hidup (KKNT-LH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Posko 10 Desa Sungai Lembu mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) melalui program “Pemanfaatan Halaman/Kebun Hidup PKK untuk Tanaman Obat Keluarga (TOGA)” yang digelar di Desa Sungai Lembu, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang menyasar Tim Penggerak PKK Desa dan masyarakat tersebut mendapat pendampingan Ketua TP PKK Desa Sungai Lembu bersama Pengurus Pokja III. Program ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah dan Kebun Hidup PKK sebagai sumber tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga sekaligus memperindah lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan berbagai jenis tanaman obat yang mudah dibudidayakan, seperti jahe, kunyit, serai, kencur, temulawak, dan tanaman herbal lainnya. Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai manfaat tanaman obat tradisional sebagai alternatif pendukung kesehatan keluarga yang dapat ditanam secara mandiri di pekarangan rumah.
Selain meningkatkan pemahaman mengenai khasiat tanaman herbal, program ini mendorong masyarakat menjadikan pekarangan sebagai ruang hijau yang produktif. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia, warga tidak hanya memperoleh manfaat kesehatan, tetapi juga menciptakan lingkungan rumah yang lebih hijau, asri, dan bernilai ekonomi.
Kepala Desa Sungai Lembu, Rusniansyah, berharap program yang diperkenalkan mahasiswa dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat setelah kegiatan KKN berakhir.
“Harapan kami, seluruh inovasi yang telah diperkenalkan mahasiswa dapat terus dijalankan secara konsisten oleh masyarakat. Dengan demikian manfaatnya benar-benar dirasakan, baik dalam menjaga lingkungan maupun meningkatkan kualitas hidup warga,” ujarnya.
Ia juga menilai program TOGA menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk membangun kemandirian keluarga dalam memanfaatkan tanaman herbal sekaligus memperkuat budaya gotong royong melalui pertukaran bibit antarwarga.
Mahasiswa KKNT-LH ULM berharap program ini mampu mendorong terbentuknya Apotek Hijau berbasis masyarakat di Desa Sungai Lembu. Melalui pemanfaatan pekarangan dan Kebun Hidup PKK, warga diharapkan semakin terbiasa menanam berbagai jenis tanaman obat keluarga sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Anggota Kelompok 10 Segara Karsa terdiri atas:
Muhammad Taufik Hermawan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Akuakultur
Halimah, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
Annisa Salsabilla, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Perikanan Tangkap
Elsya Tiara Wati, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan
Kezia Rogate Panjaitan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan
Hana Fakhriah, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan
Muhammad Faris Saputra, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan
Muhammad Aulia Ramadhani, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Ilmu Kelautan
Rabiatul Adawiyah, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi Ilmu Kelautan
Lia Rahma, Fakultas Kehutanan Program Studi Kehutanan
Salsabila Intan Rizqitawati, Fakultas Kehutanan Program Studi Kehutanan
Na’ila Nurfayza, Fakultas Teknik Program Studi Teknik Lingkungan
Muhammad Fahri, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Matematika
Lintang Hana Puspita, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Biologi
Alvin William Ananda, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Ilmu Komputer
Muhammad Nafis Sabili, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Statistika
Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.