
Tanah Bumbu – Penantian panjang warga Desa Pulau Burung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, akhirnya berbuah manis. Memasuki awal tahun 2026, aliran listrik dari PLN resmi menyala dan menerangi desa pesisir yang selama puluhan tahun hidup tanpa penerangan memadai.
Hadirnya listrik PLN menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat setempat. Cahaya yang kini menerangi rumah-rumah warga tak hanya membawa terang secara fisik, tetapi juga harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat kepulauan yang selama ini bergantung pada lampu minyak dan genset sederhana.
“Alhamdulillah, akhirnya desa kami bisa menikmati listrik. Anak-anak sekarang bisa belajar lebih nyaman di malam hari, dan aktivitas warga jadi lebih mudah,” ujar Kasma, warga Desa Pulau Burung, Selasa (20/1/2026).
Masuknya listrik PLN ke Desa Pulau Burung tidak terlepas dari perjuangan panjang berbagai pihak. Salah satu sosok yang mendapat perhatian dan apresiasi masyarakat adalah Ketua Badan Kehormatan DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim. Sebagai putra daerah dari wilayah kepulauan, Abdul Rahim dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi warga pesisir, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan dasar seperti listrik.
Warga menuturkan bahwa proses menghadirkan listrik PLN ke desa mereka bukanlah hal mudah. Dibutuhkan komunikasi yang intens, koordinasi lintas instansi, serta komitmen yang berkelanjutan selama bertahun-tahun. Abdul Rahim disebut sebagai figur yang terus mengawal aspirasi tersebut hingga benar-benar terealisasi.
“Beliau tidak hanya datang melihat kondisi kami, tapi benar-benar memperjuangkannya sampai listrik ini terwujud,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Senada dengan itu, Kepala Desa Pulau Burung, Saidina, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Namun, menurutnya, peran aktif wakil rakyat yang memahami langsung kondisi masyarakat kepulauan menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi program.
“Perjuangannya panjang dan bertahap. Tapi dengan dukungan dari Pak Abdul Rahim, pemerintah daerah, dan semua pihak terkait, akhirnya listrik PLN bisa masuk ke desa kami,” jelasnya.
Selain Abdul Rahim, masyarakat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, Bupati Kotabaru H. Muh Rusli, Ketua BAZNAS KH Ustadz Hamzah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jaringan listrik hingga ke wilayah kepulauan.
Dengan teralirinya listrik PLN, Desa Pulau Burung kini memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Aktivitas usaha kecil, pengolahan hasil perikanan, hingga pemanfaatan teknologi digital diyakini akan berkembang dan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.
Masuknya listrik PLN ke Desa Pulau Burung menjadi bukti bahwa konsistensi kepemimpinan, kolaborasi lintas sektor, serta keberpihakan pada masyarakat pinggiran mampu menghadirkan perubahan nyata. Warga pun berharap, perjuangan serupa terus dilanjutkan agar seluruh wilayah di Tanah Bumbu dapat menikmati akses pembangunan yang merata.
Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.