
TANAH BUMBU – Komunitas Pecinta Alam (KPA) Ulin sukses menggelar kegiatan Canyoneering ke-8 di objek wisata Air Terjun Mandin Damar, Tanah Bumbu, yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 3 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai daerah dan dikawal langsung oleh 29 panitia di lokasi.
Sebagai organisasi yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia kerelawanan, KPA Ulin telah beberapa kali terlibat aktif dalam berbagai operasi penyelamatan (rescue) berskala besar. Di antaranya adalah misi pencarian helikopter yang berhasil ditemukan di Desa Emil Baru KM 84 beberapa bulan lalu. Selain itu, KPA Ulin juga menjadi bagian dari tim gabungan dalam pencarian korban tenggelam di Air Terjun Mandin Damar bersama Tim SAR BPBD Tanah Bumbu, Polsek, Polres, Jhonlin, TNI, Polair, serta sejumlah tim rescue lainnya dari Banjarmasin.

Berbekal pengalaman di berbagai medan darurat tersebut, salah satu pendiri KPA Ulin sekaligus Koordinator Lapangan, Agusrianto, menjelaskan bahwa dalam kegiatan alam bebas yang penuh risiko seperti canyoneering, fokus dan konsentrasi penuh seluruh tim mutlak tertuju pada aspek keamanan di setiap titik jalur. Hal ini didasari atas pertimbangan keselamatan yang sangat ketat, terlebih dengan adanya peristiwa fatal yang menimpa pengunjung di lokasi tersebut beberapa waktu lalu.
“Dalam kegiatan tersebut, kami sangat mengutamakan keselamatan peserta. Apalagi sebelumnya ada peristiwa beberapa bulan lalu ada pengunjung objek wisata meninggal di lokasi, makanya kami sangat memfokuskan ke keselamatan peserta kali ini. Dalam beberapa kondisi di lapangan, perhatian tim memang lebih banyak tertuju pada memastikan seluruh peserta dapat melewati setiap titik dengan aman dan selamat hingga kegiatan selesai. Karena bagi kami, keselamatan dan kebersamaan seluruh peserta adalah hal yang paling utama,” ujar Agusrianto.

Terkait adanya dinamika pelayanan di lapangan, pihak panitia memberikan klarifikasi serta permohonan maaf jika terdapat ketidakpuasan atau kekecewaan dari peserta. Pihak KPA Ulin menegaskan tidak ada niat sedikit pun dari panitia untuk mengabaikan kenyamanan peserta, namun kendala yang terjadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab serta bahan evaluasi besar bagi manajemen agar ke depan dapat tampil lebih baik lagi.
Melalui komitmen keselamatan yang tinggi serta keterbukaan dalam menerima masukan, KPA Ulin berharap silaturahmi, kebersamaan, dan semangat petualangan bersama seluruh peserta dari berbagai daerah ini dapat terus terjaga dengan baik.
Saksikan juga video keseruan dan tantangan kegiatan Canyoneering ke-7 KPA Ulin di Air Terjun Mandin Damar, Ketuk foto untuk melihat video selengkapnya 
KalimantanSmart.Info | Om Anwar
Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.