Next Post

Hanya Naik Motor, Sekdis Perkimtan Kotabaru H. Akhmad Rozain Cek Langsung Hunian Relokasi di Stagen

KOTABARU – Hanya naik sepeda motor, Sekretaris Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Kotabaru, H. Akhmad Rozain, turun langsung meninjau lokasi pembangunan hunian relokasi di Desa Stagen, Kamis (19 Februari 2026). Kunjungan sederhana tersebut menjadi bagian dari evaluasi lapangan terhadap kondisi perumahan relokasi yang menjadi perhatian pada 2025.

Setibanya di lokasi, Sekdis Perkimtan bertemu dengan tim kajian teknik sipil dari Universitas Ahmad Yani (UVAYA). Tim akademisi yang berjumlah enam orang itu melakukan penelaahan awal terhadap kondisi struktur bangunan dan karakter lahan di kawasan perumahan.

Peninjauan dilakukan di kawasan Jalan Indramayu, Belangkas, Sungai Paring, Desa Stagen. Rombongan terlihat berdiskusi di tengah deretan bangunan rumah yang sebagian masih belum tertata sempurna, sambil mencermati kondisi lereng dan konstruksi bangunan.

Dari hasil pantauan awal, kawasan perumahan diketahui berada di area lereng dengan karakter lahan hasil pemotongan dan penimbunan (cut and fill). Sejumlah titik masih menunjukkan kondisi lingkungan yang belum stabil, termasuk dua unit rumah yang dilaporkan mengalami kemiringan.

Menurut H. Akhmad Rozain, kondisi tersebut diduga disebabkan oleh dua faktor utama, yakni kemungkinan penurunan tanah dasar akibat timbunan yang belum stabil, serta faktor stabilitas lereng yang masih memerlukan kajian teknis lebih mendalam.

“Dugaan sementara ada dua hal, yakni penurunan tanah dasar dari hasil timbunan, dan faktor stabilitas lereng. Ini masih perlu kajian lanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan, hasil peninjauan lapangan akan dibahas dalam rapat bersama pihak terkait untuk menentukan langkah selanjutnya. Pemerintah daerah, kata dia, akan menyampaikan kondisi riil secara terbuka sebelum memutuskan arah kebijakan.

“Apakah lokasi dipertahankan, dialihkan sebagian, atau dilakukan penguatan struktur tanah, semua akan dibahas berdasarkan kajian teknis,” tambahnya.

Baca Juga :  Apel Kesadaran Nasional di Kotabaru, Sekda Ingatkan ASN Tetap Maksimal Berikan Pelayanan Saat Ramadan

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah penguatan lereng secara vegetatif, yakni menanam pohon berakar kuat di area rawan. Metode ini dinilai mampu membantu mengikat struktur tanah, mengurangi erosi, serta meningkatkan stabilitas lereng jika dikombinasikan dengan penguatan teknis lainnya.

Kunjungan di awal Ramadan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program relokasi tidak hanya menghadirkan hunian baru, tetapi juga menjamin aspek keselamatan dan kelayakan bagi warga yang akan menempatinya.

Avatar photo

Redaksi

Related posts

Newsletter

Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.

Loading

Proyek Baru - 2025-11-12T104826.198
banner kalimantansmartinfo
Iklan Berita (1)
banner kalimantansmart

Recent News