
BATULICIN — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, mengimbau pihak SPBU agar memberikan perhatian kepada pekerja kecil harian yang membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas mencari nafkah.
Imbauan tersebut disampaikan Hasanuddin saat menemui awak media di ruang kerjanya, Senin (14/9/2026), usai mengikuti rapat paripurna DPRD Tanah Bumbu.
Hasanuddin mengatakan, setiap pagi banyak masyarakat yang harus menggunakan sepeda motor untuk berangkat bekerja. Mereka antara lain pegawai kecil, tenaga honorer, pegawai puskesmas, pegawai tidak tetap, pekerja toko hingga pedagang kecil.
“Berapa banyak pegawai kecil, honorer, pegawai puskesmas, pegawai tidak tetap dan pegawai toko yang perlu BBM untuk mengisi motor roda dua yang mereka gunakan untuk bekerja,” ujarnya.
Menurut Hasanuddin, kondisi tersebut jangan sampai luput dari perhatian pihak SPBU. Sebab, bagi sebagian masyarakat, sepeda motor merupakan kendaraan utama untuk mencari penghasilan.
Belum lagi masyarakat yang menekuni pekerjaan delivery barang. Setiap hari mereka harus bergerak dari satu tempat ke tempat lain dan tentu membutuhkan BBM.
“Mereka ini bekerja menggunakan motor. Kalau BBM tidak ada, bagaimana mereka mau bekerja?” katanya.
Hasanuddin mengimbau pihak SPBU dapat membuat pengaturan pelayanan pada jam-jam tertentu untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat umum.
Ia mencontohkan, waktu antara pukul 07.00 hingga 09.00 pagi dapat dipertimbangkan sebagai waktu pelayanan bagi masyarakat umum, khususnya pekerja kecil yang hendak berangkat bekerja.
“Misalnya jam 7 sampai jam 9 pagi khusus untuk umum. Pada saat itu jangan ada pelangsir,” tegasnya.
Menurutnya, pengaturan seperti itu bisa menjadi salah satu cara agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM untuk bekerja tidak harus berkeliling mencari SPBU.
Hasanuddin juga mengajak semua pihak untuk memiliki rasa tenggang rasa.
“Kita harus tenggang rasa kepada mereka. Banyak pekerja kecil yang penghasilannya tidak seberapa, tetapi setiap hari mereka harus membeli BBM untuk bisa bekerja,” ujarnya.
Ia berharap imbauan tersebut dapat menjadi perhatian seluruh pihak SPBU di Tanah Bumbu sehingga masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk bekerja dan mencari nafkah tetap mendapat kesempatan memperoleh BBM.
“Utamakan pekerja kecil harian. Mereka membutuhkan BBM bukan untuk macam-macam, tetapi untuk bekerja dan mencari nafkah,” pungkas Hasanuddin.
Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.