Next Post

Serupa dengan Tom Lembong, Tidak Ada Bukti Aliran Dana Ditemukan di Kasus Nadiem Makarim

Foto: Dok. Kejagung.go.id

JAKARTA, KALSMART.info – Penetapan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook memunculkan sejumlah tanggapan. Salah satunya datang dari kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.

Hotman menegaskan bahwa hingga kini penyidik Kejaksaan Agung belum menemukan adanya aliran uang yang masuk ke kantong pribadi kliennya. Ia menilai kondisi yang dialami Nadiem mirip dengan perkara yang menjerat mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong, pada kasus impor gula.

“Tidak ada satu rupiah pun yang mengalir kepada Pak Nadiem. Sama seperti kasus Lembong, tidak ada bukti dana yang diterima,” ucap Hotman di hadapan awak media, Kamis (4/9).

Ia juga menepis dugaan adanya kaitan antara investasi Google di Gojek dengan proyek pengadaan laptop di Kemendikbud. Menurutnya, Google sudah sejak lama menjadi investor resmi di perusahaan tersebut, jauh sebelum Nadiem menjabat sebagai menteri. “Google adalah investor global, mereka masuk dengan harga pasar, bukan dengan sogokan,” tambah Hotman.

Sebagaimana diketahui, Kejagung menetapkan Nadiem bersama empat orang lainnya sebagai tersangka dalam proyek digitalisasi pendidikan periode 2019–2022. Proyek ini mencakup pengadaan 1,2 juta unit laptop untuk sekolah di berbagai daerah dengan nilai anggaran mencapai Rp9,3 triliun.

Dari hasil penyidikan, kerugian negara diperkirakan sekitar Rp1,98 triliun yang berasal dari penggelembungan harga perangkat serta biaya item perangkat lunak. Selain Nadiem, tersangka lain yang ikut ditetapkan adalah dua mantan direktur di Kemendikbudristek, seorang mantan staf khusus, dan seorang konsultan teknologi.

Meski demikian, pihak pembela Nadiem tetap menekankan bahwa tidak ada bukti finansial yang mengaitkan mantan menteri itu dengan aliran dana korupsi. Kini, publik menanti kelanjutan proses hukum yang akan menguji klaim tersebut di persidangan.

Baca Juga :  Bertemu Prabowo, Mahasiswa Indonesia Ini Berharap Indonesia Semakin Perkuat Kerja Sama dengan India
Avatar photo

Redaksi

Related posts

Newsletter

Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.

Loading

Proyek Baru - 2025-11-12T104826.198
banner kalimantansmartinfo
Iklan Berita (1)
banner kalimantansmart

Recent News