
TANAH BUMBU — Pengembangan produk hasil perikanan di Kabupaten Tanah Bumbu mendapat sentuhan akademik melalui kehadiran tiga doktor dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru dalam kegiatan Sekolah Pangan di Kecamatan Angsana, Senin (21/9/2026).
Di bawah kepemimpinan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pengetahuan masyarakat dalam pengolahan dan pengembangan produk hasil perikanan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Anwar Sadat, yang sekaligus membacakan sambutan Bupati. Dalam sambutan tersebut disampaikan sejumlah hal terkait peningkatan kualitas dan nilai tambah produk olahan perikanan, keamanan pangan, penguatan pemasaran, hingga pemanfaatan digitalisasi untuk memperluas pasar.

Sekolah Pangan di Kecamatan Angsana menghadirkan tiga doktor dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru sebagai narasumber. Ketiganya yakni Dr. Indira Fitriliyani, Dr. Dewi Kartika Sari, dan Dr. Rita Khairina.
Ketiganya memiliki latar keilmuan yang saling melengkapi. Dr. Indira Fitriliyani memiliki bidang keahlian pada akuakultur dan nutrisi pakan ikan, sementara Dr. Dewi Kartika Sari menekuni ilmu perikanan dan teknologi hasil perikanan, khususnya pengolahan serta diversifikasi produk. Adapun Dr. Rita Khairina memiliki kepakaran di bidang ilmu pangan, antara lain pengolahan makanan, kimia pangan, nutrisi, serta teknologi fermentasi produk hasil perikanan.
Latar keilmuan tersebut diterapkan dalam materi Sekolah Pangan melalui pembahasan pengolahan hasil perikanan yang kemudian dilanjutkan dengan praktik membuat bola-bola nasi ikan, mi kering dari tepung ikan, dan stik dari tepung ikan.

Selain pengolahan, materi Sekolah Pangan juga berkaitan dengan aspek mutu, higienitas, keamanan pangan, legalitas usaha, sertifikasi halal, pengemasan serta pemasaran. Hal ini sejalan dengan arah program yang tidak hanya membekali peserta dari sisi produksi, tetapi juga membuka wawasan mengenai pengembangan usaha.
Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari pelaku usaha mikro dan kecil sektor perikanan di Kecamatan Angsana, pengurus TP PKK Kecamatan serta pengurus TP PKK Desa se-Kecamatan Angsana.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP), Hj. Rahmiwati Zulfah, menyampaikan bahwa kegiatan Sekolah Pangan akan berlanjut ke wilayah berikutnya.
“Besok kita lanjutkan di Kecamatan Satui,” ujar Rahmiwati.
Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.