Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru resmi membuka Festival Olahraga Tradisional dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos, mewakili Bupati Kotabaru, di Lapangan Siring Laut, Rabu (13/5/2026).
Festival yang berlangsung selama dua hari, 13 hingga 14 Mei 2026 itu menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan hari jadi daerah, sekaligus upaya melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional yang menjadi bagian dari budaya masyarakat.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA sederajat hingga masyarakat umum. Beragam perlombaan tradisional dipertandingkan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Wakil Bupati Syairi Mukhlis menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjadi ruang silaturahmi sekaligus pembinaan bagi para atlet olahraga masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi bagi seluruh peserta, khususnya para atlet yang dapat berkumpul dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Kotabaru,” ujar Syairi.
Ia juga menyampaikan pesan Bupati kepada seluruh organisasi di bawah naungan pemerintah daerah agar terus melakukan pembenahan internal dan meningkatkan prestasi di berbagai bidang.
“Mari kita sambut Hari Jadi Kabupaten Kotabaru dengan semangat kebersamaan. Kita bangun daerah ini bersama-sama, kita doakan agar Kotabaru terus maju, menjadi yang terbaik, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kotabaru, Ir. Kamirudin, M.Si, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai bagian dari penguatan olahraga masyarakat dan promosi budaya lokal.
Menurutnya, olahraga tradisional memiliki nilai penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat identitas daerah.
“Kegiatan KORMI ini harus terus berkembang dan tidak berhenti sampai di sini. Harapannya mampu membawa nama Kotabaru menjadi lebih baik, lebih elegan, dan berprestasi,” ungkap Kamirudin.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Kotabaru, Drs. Sugiyatno, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan amanah dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76.
Ia menyebutkan, dari total 48 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang berada dalam binaan KORMI, sebanyak 14 Inorga ikut berpartisipasi dengan jumlah peserta mencapai 1.387 orang.
Selain sebagai ajang pelestarian budaya, festival ini juga menjadi bagian dari pembinaan atlet dalam menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Tapin, serta persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (Pornas) di Sulawesi Tengah tahun 2027.
Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi tarik tambang, bola sundul, lari balok, halma, badaki, domino, street soccer, bakiak, panahan tradisional, gasing, hadang, panco, hingga senam kreasi.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kotabaru berharap generasi muda semakin mencintai budaya daerah dan menjadikan olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas yang terus dijaga di tengah perkembangan zaman.