Next Post

Bupati Bekasi Ade Kuswara Diamankan KPK dalam OTT di Bekasi

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (Kompas.id)

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang termasuk salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Kamis (18/12/2025). Sebagaimana dilaporkan Kompas.id, OTT tersebut menjaring total sekitar 10 orang.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa Ade Kuswara diamankan bersama sembilan orang lainnya. Hingga Jumat (19/12/2025), Bupati Bekasi tersebut masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Benar, salah satunya. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” ujar Budi kepada wartawan.

Hingga kini, KPK belum mengungkap secara rinci perkara yang tengah diselidiki dalam OTT di Bekasi tersebut. Penyelidikan disebut masih berlangsung dan KPK masih mendalami peran masing-masing pihak yang diamankan.

Ade Kuswara Kunang diketahui merupakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Ia terpilih sebagai Bupati Bekasi melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dan mulai menjabat sejak 20 Februari 2025. Sebelumnya, Ade Kuswara pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019–2024 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029 sebelum mengikuti kontestasi Pilkada.

KPK memastikan jumlah pihak yang diamankan dalam OTT di Bekasi mencapai sekitar 10 orang. Namun, identitas lengkap maupun konstruksi perkara belum disampaikan ke publik karena proses penyelidikan masih berjalan.

“Sampai dengan saat ini, tim telah mengamankan sekitar sepuluh orang,” kata Budi.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Sebelum penetapan tersangka, KPK akan melakukan gelar perkara internal.

Jika nantinya ditetapkan sebagai tersangka, Ade Kuswara berpotensi menjadi kepala daerah kelima yang terjaring OTT KPK sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, KPK telah menangkap Bupati Kolaka Timur Abdul Azis, Gubernur Riau Abdul Wahid, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, serta Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya. Seluruhnya merupakan kepala daerah hasil Pilkada 2024 dan mulai menjabat pada Februari 2025.

Baca Juga :  Menlu Sugiono Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Raja Norwegia Harald V

Tiga OTT dalam Sehari

Dalam rentang waktu Rabu (17/12/2025) malam hingga Kamis (18/12/2025) malam, KPK tercatat menggelar tiga operasi tangkap tangan sekaligus. Selain di Bekasi, OTT juga dilakukan di Kalimantan Selatan serta wilayah Banten dan Jakarta.

Untuk OTT di Kalimantan Selatan, KPK mengamankan enam orang. Sementara dalam OTT di Banten dan Jakarta, sembilan orang diamankan, terdiri atas satu aparat penegak hukum, dua penasihat hukum, dan enam pihak swasta.

Dalam OTT di Banten dan Jakarta tersebut, KPK turut menyita barang bukti berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi dengan nilai sekitar Rp 900 juta. Seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif guna pendalaman perkara.

KPK menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik setelah proses pemeriksaan dan gelar perkara rampung dilakukan.

Avatar photo

Redaksi

Related posts

Newsletter

Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.

Loading

Proyek Baru - 2025-11-12T104826.198
banner kalimantansmartinfo
Iklan Berita (1)
banner kalimantansmart

Recent News