
Kabar gembira bagi masyarakat Tanah Bumbu dan Kotabaru yang ingin pulang kampung menjelang Lebaran. Program mudik gratis kapal laut akan dilaksanakan pada 14 Maret 2026, termasuk keberangkatan dari Pelabuhan Batulicin menggunakan kapal KM Dharma Ferry 3.
Program ini merupakan kerja sama antara pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dengan sejumlah operator pelayaran nasional, salah satunya PT Dharma Lautan Utama.
Manager Cabang PT Dharma Lautan Utama Batulicin, Jamirin, menjelaskan bahwa pada program ini penumpang mendapatkan tiket kapal secara gratis, sementara kendaraan tetap dikenakan biaya sesuai ketentuan.
“Besok itu mudik gratis. Penumpangnya gratis semua, hanya kendaraan yang tetap bayar,” ujar Jamirin saat memberikan penjelasan kepada wartawan di Batulicin.
Menurutnya, program mudik gratis ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan sekitar 131 keberangkatan kapal yang melibatkan beberapa perusahaan pelayaran.
Selain PT Dharma Lautan Utama, program tersebut juga diikuti operator lain seperti PT Jembatan Nusantara dan PT Berlian Papua Mandiri.
“Totalnya sekitar 131 pelayaran di seluruh Indonesia. Jadi bukan hanya dari Batulicin saja, tetapi dari banyak pelabuhan di berbagai daerah,” jelasnya.

Di Batulicin sendiri, kuota mudik gratis diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru. Proses pendaftaran sebelumnya dilakukan dengan sistem pengambilan kupon yang kemudian ditukar dengan tiket sesuai kapasitas kapal.
Jamirin menyebutkan bahwa seluruh kuota telah habis dan tiket sudah dibagikan kepada masyarakat yang mendaftar.
“Kupon sudah habis dan semua sudah bertiket sesuai dengan kapasitas tempat duduk dan tempat tidur yang tersedia di kapal,” katanya.
Berdasarkan data yang dihimpun, kapasitas penumpang pada keberangkatan tersebut mencapai ratusan orang dengan kombinasi kelas ekonomi tempat tidur dan ekonomi tempat duduk.
Pada hari keberangkatan, penumpang diwajibkan datang lebih awal untuk proses verifikasi identitas menggunakan KTP sebelum masuk ke terminal penumpang. Setelah diverifikasi, penumpang akan mendapatkan tanda khusus untuk naik ke kapal.
Sebelum kapal diberangkatkan, rencananya juga akan dilakukan pengarahan dari pihak otoritas pelabuhan, yakni KSOP Batulicin terkait pelaksanaan program mudik gratis tersebut.

Jamirin juga mengingatkan para penumpang untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, terutama ketika tiba di kota tujuan seperti Makassar maupun Parepare.
Ia mengimbau masyarakat agar memilih transportasi resmi saat melanjutkan perjalanan dari pelabuhan menuju rumah atau kampung halaman.
“Kalau tiba di Makassar atau Parepare, penumpang diharapkan tetap berhati-hati. Pilih transportasi yang resmi seperti Damri atau taksi resmi agar perjalanan aman,” pesannya.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung namun terkendala biaya transportasi. Pemerintah menargetkan program ini mampu mengurangi beban masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
“Harapan kita tentu masyarakat bisa mudik dengan aman dan selamat. Berangkat selamat, pulang juga selamat,” tutup Jamirin.
Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.