Next Post

DAMRI Hadir di Bandara Syamsudin Noor, Jadi Alternatif Resmi ke Banjarmasin

Foto: KalimantanSmart.Info

BANJARMASIN — Layanan transportasi DAMRI kini resmi hadir di Bandara Internasional Syamsudin Noor sebagai alternatif angkutan darat menuju pusat Kota Banjarmasin. Kehadiran layanan ini menjadi opsi baru bagi penumpang pesawat yang membutuhkan transportasi umum resmi, terjadwal, dan langsung menuju kawasan KM Nol Banjarmasin.

Berdasarkan pantauan langsung di Bandara Internasional Syamsudin Noor pada Kamis, 1 Januari 2026, loket layanan DAMRI Airport Bus terlihat beroperasi di area terminal kedatangan. Petugas berjaga melayani calon penumpang yang baru tiba, baik penumpang individu maupun rombongan kecil.

DAMRI melayani rute Bandara Internasional Syamsudin Noor–Tugu Pal Nol Banua Banjarmasin, yang berada di kawasan Siring Sungai Martapura, seberang Menara Pandan. Jarak tempuh rute ini sekitar 30 kilometer, dengan total 15 titik halte pemberhentian di sepanjang perjalanan, atau rata-rata satu halte setiap dua kilometer.

Armada yang digunakan berupa mobil DAMRI jenis Hiace, dengan kondisi kendaraan terpantau bersih dan layak jalan. Saat ini, layanan tersebut baru didukung oleh dua unit armada, yang beroperasi secara bergantian sesuai jadwal.

Untuk jadwal operasional, DAMRI Airport Bus melayani keberangkatan mulai pukul 09.30 Wita, dengan perjalanan terakhir sekitar pukul 16.30 Wita. Layanan ini belum beroperasi hingga malam hari, menyesuaikan dengan ketersediaan armada dan evaluasi tahap awal operasional.

Tarif yang dikenakan kepada penumpang sebesar Rp75.000 per orang. Informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan, pada awal wacana tarif sempat berada di angka lebih rendah. Namun pada pelaksanaannya, tarif ditetapkan sebagaimana yang berlaku saat ini.

Meski demikian, sebagian masyarakat menilai kehadiran DAMRI tetap memberikan manfaat nyata, terutama sebagai transportasi umum resmi dari bandara ke pusat kota. Selain memberikan kepastian tarif, layanan ini juga dinilai membantu penumpang yang tidak memiliki kendaraan pribadi atau yang ingin menghindari penggunaan transportasi informal.

Baca Juga :  DKPP Pecat Empat Komisioner KPU Banjarbaru, MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang

DAMRI juga menerapkan ketentuan operasional, di mana armada tidak diperkenankan menaikkan penumpang di jalan, dan hanya boleh menurunkan penumpang di halte resmi yang telah ditentukan. Skema ini dinilai memberikan ketertiban sekaligus kepastian bagi pengguna jasa.

Suasana di area kedatangan bandara pada Kamis siang terlihat cukup ramai. Beberapa penumpang tampak bertanya langsung ke loket DAMRI terkait rute, jadwal keberangkatan, serta titik pemberhentian. Sebagian lainnya terlihat mencatat informasi sebelum memutuskan menggunakan layanan tersebut.

Ke depan, masyarakat berharap layanan DAMRI bandara ini dapat terus dikembangkan, baik dari sisi penambahan armada, perluasan jam operasional, maupun penyesuaian layanan agar semakin menjangkau kebutuhan penumpang. Dengan demikian, transportasi umum dari bandara ke Kota Banjarmasin dapat semakin mudah, tertib, dan terjangkau.

Avatar photo

Redaksi

Related posts

Newsletter

Subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan informasi berita terbaru kami.

Loading

Proyek Baru - 2025-11-12T104826.198
banner kalimantansmartinfo
Iklan Berita (1)
banner kalimantansmart

Recent News